Home > Alumnus Blog > Panduan Saat Terjadi Gempa

Panduan Saat Terjadi Gempa

Gempa yang cukup besar baru saja terjadi kemarin, 1 September 2009, di Jawa Barat dengan pusat gempa sekitar 100km barat daya Bandung dan Tasikmalaya.

Di sekitar pusat gempa, ada setidaknya 2 area padat gedung bertingkat yang merasakan getaran hebatnya, yaitu Bandung dan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Saat kejadian, ribuan orang berhamburan keluar gedung. Di setiap tangga darurat dan pintu keluar, semua orang panik berdesak-desakan berusaha keluar secepatnya dari gedung. Bukan hanya penghuni lantai 1, 2, 3, bahkan salah seorang teman di lantai 20 sebuah pencakar langit di Jakarta, turut berlarian keluar dari gedung saat gempa terasa. Bagaimana dengan penghuni lantai 40 ke atas?

Tunggu dulu, benarkah kita harus segera keluar gedung, tak peduli saat itu kita berada di lantai berapa saat gempa? Tentu saja TIDAK! Berdasarkan penelusuran penulis di beberapa sumber terkait, ternyata berusaha meninggalkan gedung saat terjadi gempa justru BERBAHAYA! Yang terbaik adalah mencari tempat terlindung, misalnya di bawah meja kokoh atau di dekat tiang utama bangunan (biasanya mengelilingi atau dekat lift).

Selain tetap tenang dan tidak panik, berikut panduan yang cukup lengkap saat terjadi gempa, disarikan dari Disaster Center.

  • Merunduk, cari perlindungan, dan tetap diam! Bergeraklah sesedikit mungkin ke tempat aman terdekat. Cedera paling banyak dialami saat gempa jika orang tersebut bergerak lebih dari 5 langkah saat getaran terjadi. Berusaha meninggalkan gedung saat gempa sangat berbahaya karena banyak objek berpotensi jatuh saat itu, misalnya atap, tembok, dan reruntuhan lainnya.
  • Jika sedang berada di atas tempat tidur, tetaplah diam di sana, lindungi kepala dengan bantal. Anda akan terhindar dari cedera jika tetap berada di sana.
  • Jika berada di luar ruangan, cari tempat lapang. Hindari bangunan, pohon, lampu jalanan, dan kabel listrik. Merunduk dan tetap diam di sana hingga getaran berhenti.
  • Jika sedang berkendara, arahkan kendaraan ke tempat terbuka terdekat dan berhenti di sana. Tetap diam dan jangan bergerak, cari perlindungan. Jika menggunakan mobil, tetap di dalam mobil dan jangan keluar saat getaran terjadi. Jauhi jembatan dan flyover, tentu saja.
  • Tetaplah berada di dalam bangunan sampai getaran berhenti. Keluar secepatnya setelah merasa aman untuk keluar dari bangunan.
  • Hindari kaca. Kaca yang pecah justru akan mencederai Anda.
  • Di gedung bertingkat, ada kalanya alarm api dan penyemprot air akan menyala walaupun tidak ada api di sana. Tidak perlu panik.
  • Jika sedang berada di dekat laut, pergilah ke tempat yang lebih tinggi. Tsunami seringkali terjadi karena gempa.
  • Jika sedang berada di pegunungan atau perbukitan yang rawan longsor, berhati-hatilah. Ada kalanya tanah dan bebatuan runtuh saat terjadi gempa

Berikut tambahan informasi dari State Emergency Service of Australia

  • Jika berada di dalam ruangan, tetap di sana. Jauhi kaca jendela, cerobong, dan pipa-pipa. Segera berlindung dan cari pegangan di bawah kusen (rangka pintu), meja, bangku, dll.
  • Di bangunan bertingkat atau pencakar langit, hindari kaca jendela. Carilah meja di dekat tiang bangunan atau tembok bagian dalam.
  • Jangan menggunakan elevator atau lift.
  • Di tempat sempit, misalnya gudang penyimpanan, jangan berebut di pintu. Hindari barang-barang berat yang digantung dan rak di atas kepala.
  • Jika berada di luar ruangan, jauhi bangunan, konstruksi, dinding, jembatan, kabel listrik, pohon, dll.
  • Jika berada di jalan raya, berlindunglah di bawah pintu bangunan. Jangan berlindung di bawah awning, papan nama, dan hiasan bangunan (parapet) karena mereka bisa runtuh.
  • Jika berada di dalam kendaraan, berhentilah di area terbuka hingga getaran berhenti. Hati-hati dengan kabel listrik dan jalan rusak, serta jembatan dan flyover.
  • Dengarkan peringatan di radio sebelum melanjutkan perjalanan.

Sekali lagi, yang paling utama adalah tetap tenang dan tidak panik. Semoga membantu :)

**yang kemaren diteriakin sama ibu-ibu histeris gara-gara ga ikutan lari turun**

Read Original Post at : http://seno.or.id/2009/09/03/panduan-saat-terjadi-gempa/

Related posts:

  1. Panduan Saat Terjadi Gempa
  2. Terjebak di Lift dan Gempa
  3. Sekedar coretan soal Gempa di Indonesia…..wallahualam
  4. Sekedar coretan soal Gempa di Indonesia…..wallahualam
  5. Ketika telinga sakit saat di pesawat terbang..
  6. The Power of Kepepet dan Kebetulan-Kebetulan itu terjadi…
  7. MINUM AIR PADA SAAT PERUT KOSONG
  8. GHOST STORY # 1 : Hati hati saat adzan berkumandang
  9. Saat harus berserah diri
  10. Sabtu, Setengah hari, Setengah Hati

Categories: Alumnus Blog Tags:
  1. No comments yet.