Archive

Archive for November 5th, 2008

Coba Kita Renungkan Bersama . . .

November 5th, 2008 Administrator No comments

TEN2FIVE – HOLD ON
When you need someone to hold you
When you feel cold and alone
Try to find a way to warm yourself
But you don’t no what to do

This is for those who suffer a lot
It feels so hard to smile
Remeber at the times of sadness
WHen people are crying for their lives

Look around you
There’s an emptiness [...]

Read original post at http://thrckstr.wordpress.com/2008/11/05/coba-kita-renungkan-bersama/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Lebaran 2008

November 5th, 2008 Administrator No comments

Hari Raya Idul Fitri 2008 di Panggul

Read original post at

Categories: Alumnus Blog Tags:

Pisahan mobil

November 5th, 2008 Administrator No comments

Karena

Read original post at

Categories: Alumnus Blog Tags:

Backpacking in Europe (1)

November 5th, 2008 Administrator No comments

Blom cocok dibilang backpacker di Europe sebenernya, karna hanya meliputi sebagian kecil negara di Eropa barat, tapi biar, anggap saja ini Eurotrip pertama. Seharusnya ini jadi yg kedua, karna kunjungan pertamaku ke Eropa bulan Juni lalu, gagal berpetualang *seminggu disana, 4 hari demam tinggi, sampai Jakarta langsung ke dokter*.
Germany, The Netherlands, Belgium and France jadi tujuan utama kali ini.

Germany,
Pemeriksaan di dinas imigrasi terbilang ribet. "Passport from Indonesia, go overthere.." *sambil nunjuk bilik khusus badan keimigrasian*. Gak ngerti, apa semua orang Indonesia dapet pelayanan “khusus” seperti ini, atau karna aku berparas asia dengan jenggot yg lupa dicukur.. yasutralah, toh akhirnya aku lulus.
Penerbangan Jakarta-Frankfurt (transit Singapore) makan waktu +/- 15jam. Frankfurt merupakan salah satu gerbang masuk negara2 Schengen (Eropa). Lulus dari dinas ke imigrasian disini berarti bebas berkeliaran di Eropa.

Penerbangan lanjutan dari Frankfurt ke Dusseldorf hanya makan waktu 1/2 jam. Yup, Dusseldorf. Kota kecil di sebelah barat German. Novotel City West Dusseldorf, ini jadi pool tempat peristirahatanku selama di Eropa. 11:00 AM aku sampai disini.
Kupikir sudah Winter *suhu normal disini bulan ini 7-9 derajat Celcius, seperti di Ranukumbolo saja*, ternyata masih Autumn.

Hari pertama di Dusseldorf (1Nov), observasi public transport dan kota kecil ini. Mulai dari Bus, Tram, Train, sampai rental sepeda. Sistem transportasi disini menurut beberapa orang yg aku tanyai disini, "lil bit difficult for foreigner". Tapi menurutku ini keren, tertata rapi. Yg penting bisa baca timetable, cukup, tak perlu khawatir nyasar. Pembelian ticket bus dan tram bisa di bus stop, stasiun, counter atau bahkan di dalam bus. Harga tiket bervariasi tergantung jenis tiketnya. Untuk orang2 yg melakukan kunjungan singkat dan tidak terlalu tau poin2 destinasinya sebaiknya beli Tages Ticket (one day ticket). Jenis tiket ini berlaku untuk semua Bus dan Tram, ke semua tujuan dalam zona yg tertera dalam tiket, seharian penuh. Asik kan?!

Hari kedua (2Nov), jam 8 pagi setelah sarapan, aku berangkat ke Dusseldorf Hbf. Ticket kereta dari Dusseldorf Hbf ke Amsterdam Central seharga 70 Euro, dengan beberapa kali transit tentunya. Berbekal tas punggung berisi buku Eurotrip, makanan dan minuman ringan, serta print timetable bus and tram yg kuminta dari petugas hotel, jam 10:48, sendirian aku berangkat.. ke Belanda woi.. ;)

Dusseldorf-Amsterdam sebenarnya bisa ditempuh dalam 1 jam perjalanan dengan ICE (Inter City Expres). Tapi aku harus mengeluarkan Euro lebih besar lagi untuk itu. Lagipula, kupikir 3 jam perjalananpun aku masih bisa menikmati. Pemandangan perjalanan kereta IC Dussldrf-Amstrdm sebenarnya gak jauh beda dengan perjalanan kereta Argolawu Jakarta-Malang, kebun, sawah, sungai. Yg sedikit berbeda adalah pemandanagn kincir angin khas negeri Holland itu. Di sisi lain aku seperti melintasi kebunnya Jonathan Kent di Smallville. Padang luas dengan pagar kayu, didalamnya ada beberapa kuda yg sedang dilatih atau makan rumput. Kayak Marlboro country.. ;)

Here a SimpleViewer Flash gallery should be displayed. Click here to open the post in your browser to see the gallery.

Jam 14:15, sampai di Amsterdam Central.
Gak banyak yg bisa kuceritakan untuk menggambarkan tentang Amsterdam, apalagi dengan waktu kunjungan sesingkat ini. Aku baru benar2 tahu bahwa negeri Belanda yg katanya negara paling demokratis di Eropa meng-intepretasikan demokasi sejalang ini. Gambar2 wanita telanjang terpampang besar di toko-toko di DAM Square *kenapa gak ada gambar lelaki telanjang yah?!*. Souvenir2 dalam bentuk kelamin lelaki *kenapa juga aku gak liat souvenir berbentuk kelamin wanita*, bahkan souvenir mainan pasangan yg sedang bercinta, bebas dipajang. Red Light District, jalan prostitusi paling terkenal disana bahkan di Eropa, tempat dimana para PSK menyewa bilik kaca untuk menjual diri, cukup sampai aku tau dari buku Eurotrip deh. Malas kesana, takut tergiur.. :) )

Tapi gak cuma itu, masi ada juga yg enak diliat disana. Bunga tulip misalnya, di DAM Sq bunga tulip juga banyak di jual. Aku gak tau bunga tulip apa bisa tumbuh di Jonggol, tapi toh tetap kubeli, sekalian untuk nantangin tukang kebun dirumah buat numbuhin.. :D

Kesan pertamaku di Amsterdam, kota ini sangat majemuk *mungkin ini sebabnya kota ini jadi keliwat demokratis, atau sebaliknya?*. Wajah barat, timur, timur tengah, dan negro banyak berkeliaran disini. Bussiness man, pedagang, seniman jalanan, bahkan pengemis pun ada. Di German, di Finland, sangat susah aku menemukan nasi, di Amsterdam, bahkan rendang dan perkedel jagung plus sayur capcay aku dapat.. ;)
Dapat kenalan anak2 Jakarta, Fahri dan Adit. Fahri botak kayak Marcel, Adit gaul kayak anak Jakarta *lho?!* Mreka sudah 5 tahun tinggal di Amsterdam, kenal dari chat, bahkan waktu ketemuan dan ngobrol ngalor-ngidul, Fahri sepertinya lupa kapan dan gimana aku dan dia bisa kenalan :) ) yasutralah, yg penting makan2, foto2 dan jalan2.. ;)

Makan di Sarinah Javakitchen, di jalan Ceintuurbaan, serasa gak lagi di Eropa. Ngerasain transportasi kanal disana, kayaknya keren, kayak di film James Bond.. :D hehe.. tapi gak sempet. Next time lah.. jam 18:40, Balik ke Dusseldorf.

Sedikit pelajaran yg bisa kuambil dari sini, tetep waspada dimana aja. Waspada gak sama dengan suudzon ya.. Penjahat mah dimana aja, ada yg memang profesi, ada juga karna kesempatan. Nah di Amsterdam, banyak penjahat yg masuk tipe kedua kayaknya, ada saja orang yg memanfaatkan kemajemukan para pendatangnya..

Segini dulu sekilas infonya..
Next week, aku akan tau bedanya suasana tepi sungai Rheine di German dengan di Paris.
Akan ku cari patung anak kecil yg sedang pipis di Brussel, yg potonya dipamerin sama Andrea Hirata dalam bukunya, Edensor.

Thanks..

Salam,

Read original post at http://sindy-nanang.com/blog/2008/11/05/backpacking-in-europe-1/

Categories: Alumnus Blog Tags:

sekali kali narsis

November 5th, 2008 Administrator No comments

iTunes play Always Somewhere – Scorpions
Posted in karsa, rasa, dan cipta      

Read original post at http://devie.wordpress.com/2008/11/05/sekali-kali-narsis/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Setting IP FreeBSD 7

November 5th, 2008 Administrator No comments

Untuk setting IP static di FreeBSD dengan asumsi IP yang akan disetting adalah 192.168.20.254 netmask 255.255.255.0, ada 2 cara:
1. Setting IP yang bersifat temporary (IP akan hilang saat reboot) :
Script :
coyps# ifconfig le0 ip_address netmask netmask
Example :
coyps# ifconfig le0 192.168.20.254 netmask 255.255.255.0
2. Setting IP yang bersifat permanen (tidak hilang meski reboot) :
Masuk ke file [...]

Read original post at http://baguscandra.wordpress.com/2008/11/05/setting-ip-freebsd-7/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Is this excellent swimmer is you, Penny?

November 5th, 2008 Administrator No comments

Pagi ini saya sengaja nongkrongin sunrise di halaman belakang sambil jeprat jepret suasana pagi.
Canon 70-300 yang saya pake menangkap ada gerakan di 30 meter dari bibir pantai, saya rasa yang berani berenang di situ cuma nelayan yang memeriksa jaringnya.
Beberapa saat kemudian perenang yang ternyata seorang Londo ini merapat ke pantai,
 laluu …. jepret, jepret, jepret!
Baru saja saya review hasil saya nongkrong tadi, dan sepertinya saya mengenali rambutnya si londo yang cepak, pirang dan jabrik ini

Wealah ternyata si perenang hebat yang saya candid pagi tadi adalah Executive Chef di Alila, si Penny, londo dari Aussie

Read original post at

Categories: Alumnus Blog Tags:

Spiderman Birthday Cake

November 5th, 2008 Administrator No comments

Ini ceritanya Spidermannya masih balita, ya bangsa 3 taunan gitu lah, jadi masih kecil, ehehehehehe…. Pesanan mbak Lici di Poin Square, terima kasih ya mbak :)  
Kue ini marathon sama Castle Cake itu, jadi hari itu Kintan mandinya menjelang jam 11 siang, hahahahaha…. Bagooos, emak teladan
Pinggir2nya itu ya gedung2nya gitu… Walaupun akhirnya lebih mirip [...]

Read original post at http://chefwannabe.wordpress.com/2008/11/05/spiderman-birthday-cake/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Castle Cake for Katherine

November 5th, 2008 Administrator No comments

Ini cake tingkat aslinya bukan desainku, hahaha… Mbak Susy kasih contoh dan aku disuruh bikin yang sama… Di bagian yang paling atas itu harusnya ada benteng2 dan benderanya, tapi aku nggak iso, jadinya bikin cacing2an aja, hehehehee… Edible imagenya ya biasa pesen sama Ina Larizz, sekalian minta digambarin jendelanya, jadi aku tinggal ngikutin pola aja [...]

Read original post at http://chefwannabe.wordpress.com/2008/11/05/castle-cake-for-katherine/

Categories: Alumnus Blog Tags: