Pada saat kamera sudah ditangan, obyek didepan mata, maka naluri seorang fotografi pun harus peka terhadap setiap momentum yang bisa terjadi setiap saat.
Tapi apalah artinya itu semua, apabila hasil foto yang berhasil diabadikan dengan cahaya itu diluar dari harapan ataupun selera para pemirsanya ?
Oleh sebab itu terlahirlah sebuah acuan yang hampir bisa dipastikan akan menghasilkan foto sebuah momentum secara luar biasa dimata semua orang.
Tips-nya cukup singkat dan sederhana, siapapun bisa meng-aplikasikannya. Tidak diperlukan kamera DSLR nan begitu mahal seharga sepeda motor merk ternama, ataupun gelar sarjana fotografi untuk mengikuti tips dibawah ini.
Yang diperlukan hanyalah keberanian serta kegigihan untuk terus belajar dan mencobanya terhadap setiap kesempatan yang ada.
Tips itu adalah ‘The Rule of Thirds’, yang mempunyai arti secara sederhana : bagaimana kita meletakkan sebuah obyek utama didalam frame foto yang kita ambil.
Sebenarnya ini bukan aturan baku ataupun utama didalam dunia fotografi, tapi ini hanyalah sekedar sebuah panduan untuk mendapatkan foto yang ‘lebih pas’ komposisinya didalam frame foto yang ada.
Seperti yang tertulis disana, definisi Rule of thirds ini disederhanakan menjadi “Apabila memungkinkan, letakkan obyek utama foto Anda pada sepertiga jarak dari tepi ‘frame foto’ Anda. Terserah apakah itu 1/3 dari frame sebelah kiri, atas, bawah, kanan maupun kombinasi diantara keduanya (1/3 dari pojok kanan atas)”.
Yap, untuk teori sepertinya sudah cukup, sekarang kita langsung ke praktek. Karena dengan praktek, maka sesulit apapun teori yang ada akan terlihat ‘mudah’ dalam sekejap. Fasten your seatbelt, please ..
(more…)
Read original post at http://yudhiapr.blogdetik.com/2008/09/26/the-rule-of-thirds-komposisi-layout-fotografi/
Latest Comments