Archive

Archive for September 24th, 2008

Ayah pulang nak…

September 24th, 2008 Administrator No comments

Perjalanan dinas Ayah seharusnya selama dua minggu, satu minggu di Ghana kemudian mampir selama satu minggu di Nigeria. Seharusnya Ayah pulang hari Jumat nanti. Beberapa hari ini kata Bunda Nabil sakit. Hanya saja kata Bunda masih terkontrol-lah, jadi Ayah ndak perlu mempercepat kepulangan Ayah. Tapi ya gitu… hati Ayah serasa tercabik2 kalau lagi telpon Nabil [...]

Read original post at http://fahimi.org/?p=353

Categories: Alumnus Blog Tags:

Setetes Parfum Yang Kau Usapkan Pada Tubuhmu

September 24th, 2008 Administrator No comments

Parfum dan wanita merupakan bagian yang tak terpisahkan.Saking pentingnya banyak kaum hawa yang tak percaya diri bila tidak memakai benda ini. Sekejap saja kita keluar rumah dijalan, di pasar, di tempat keramaian maka akan dengan mudah hidung kita mencium bau yang semerbak dari wewangian parfum.Berbagai macam merek parfum dijual dari harga di bawah sepuluh ribu [...]

Read original post at http://devnix.wordpress.com/2008/09/24/setetes-parfum-yang-kau-usapkan-pada-tubuhmu/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Translate ke Bahasa Brasil

September 24th, 2008 Administrator No comments

Tulisan saya nyampe juga ke orang Brasil :D , terbukti dengan adanya referer dari Google Translator yang nangkring di dashboard saya, tetapi berhubung tulisan di blog ini tidak ada yang menggunakan bahasa inggris jadi ya ma’ap aja ya hehehe, hasilnya tidak seperti yang diharapkan.
http://translate.google.com.br/translate?hl=pt-BR&sl=en&u=http://orakanggo.wordpress.com/2008/01/08/menjadi-seorang-reverser/&sa=X&oi=translate&resnum=4&ct=result&prev=/search%3Fq%3Dcrackme2%2Btuto%26start%3D10%26hl%3Dpt-BR%26lr%3D%26sa%3DN
Posted in Thoughts   Tagged: Thoughts   

Read original post at http://orakanggo.wordpress.com/2008/09/24/translate-ke-bahasa-brasil/

Categories: Alumnus Blog Tags:

#114: Sampah Daur Ulang

September 24th, 2008 Administrator No comments

Jika musim kemarau tiba, airnya keruh kecoklatan. Terkadang tampak hitam berbusa. Tidak hanya Sungai Ciliwung, Sungai pinggiran Lanud Halim lebih parah lagi. Baunya terasa menyengat. Lebih menyengat dari sekedar bau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Bantar Gebang yang terkadang “dinikmati” oleh masyarakat komplek elite Kota Wisata Ciangsana.

Dam (pintu air) Manggarai itu kering kerontang. Pintu air yang “menentukan nasib” Kota Jakarta banjir ataukah tidak itu kini bagaikan TPA sampah. Onggokan sampah tersangkut-tersaring, menjadi pemandangan sehari-hari. Hanya air yang terus mengalir hingga Ancol dan atau Muara Angke. Pemulung-pemulung sampah berlomba mencari nafkah dari tumpukan sampah yang tersaring di dam terpenting dari Sungai Ciliwung itu.

Tapi sampah tetaplah sampah. Walaupun ada juga yang bisa didaur ulang, masyarakat memandang selama mereka teronggok sesama sampah, mereka tak ubahnya kumpulan entitas yang tak berguna. Mereka terbuang karena masyarakat sekitarnya memang tidak membutuhkannya. Bisa karena nilainya rendah (tak berkualitas), atau memang dia menjadi barang yang bermasalah dengan pemiliknya sehingga tercampakkan. Anehnya, pemerintah cenderung membiarkan sampah terus menumpuk. Tidak ada political will yang tulus dari mereka untuk membersihkan sampah agar Jakarta tidak kebanjiran lagi di musim hujan akibat onggokan sampah itu. Kelak, fungsi pemulung akan sangat penting dalam kasus ini.

Sampah-sampah itu terus berkeliaran karena tiadanya sikap tegas rezim pemegang kendali masyarakat beradab. Akibat rezim pemegang kendali masyarakat beradab dengan sistem yang amburadul, sampah-sampah itu tiap bulannya masih menerima “asupan gizi” dan bercampur dengan air yang relatif bersih, menjadikan air-air terkontaminasi keharaman mereka.

Di sini, “asupan gizi” sudah tidak lagi dipandang sebagai suatu hubungan timbal-balik yang haram, tapi justru menjadi sesuatu yang biasa saja. Uniknya, sampah-sampah itu menikmati perannya sebagai sampah. Tanpa malu, mereka terus bermain dalam lakon sebagai sampah. Sebulan-dua bulan, hingga tahunan. Halal-haram sudah tidak lagi dipedulikan. Sifat-sifat pengecut yang membuat sampah-sampah itu bertahan, dan terus membiarkan dirinya teronggok sesama sampah.

Mereka terlalu penakut untuk menantang arus apalagi sampai terhanyut. Mereka menunggu belas-kasih pemulung yang kelak akan mengambil mereka kembali, dan menempatkan mereka menjadi seolah-olah barang yang berguna lagi. Dan kelak, daur-ulang sampah oleh pemulung inilah yang akan membuat peradaban semakin kotor. Barang bersih bercampur dengan daur ulang sampah. Hidup semakin abu-abu.

Wallaahu’alam bi as-showab.

(c) Lembah Ciangsana, Sahur 23-09-2008

Read original post at http://pambayuns-father.blogspot.com/2008/09/sampah-daur-ulang.html

Categories: Alumnus Blog Tags:

Tiga kunci utama fotografi

September 24th, 2008 Administrator No comments

dslr-manual-header.jpgBegitu banyak tips & trick serta teori-teori yang beredar di belantara internet maupun tercetak di berbagai macam literatur ataupun buku-buku untuk bisa menghasilkan foto yang ‘wow’ dimata siapa saja. Dari sekian banyak artikel dan tips yang ada tersebut, ada tiga faktor kunci yang harus diperhatikan oleh siapapun yang ingin mahir didalam dunia fotografi.

Ketiga faktor utama tersebut adalah :

  1. Jarak (fokus) berfungsi untuk menentukan antara obyek yang akan difoto dengan titik fokus lensa menjadi sama, sehingga momentum yang akan diabadikan menjadi jelas dan tidak blur. Untuk setting fokus di kamera SLR biasanya dengan memutar ring fokus yang ada di lensa bagian depan.
  2. Diafragma (aperture) seringkali disebut juga dengan lubang lensa berfungsi membatasi cahaya yang masuk kedalam proses pengambilan foto. Semakin terang cahaya, maka semakin kecil lubang lensa yang dibutuhkan (dalam hal ini semakin besar nilai dari apperture yang harus kita set dikamera), semakin sedikit cahaya yang ada, maka semakin besar apperture yang harus dibutuhkan. Untuk setting aperture priority secara manual biasanya diberi tanda Av (lihat gambar)
    Contoh : setting aperture pada f/2 berarti membuka diafragma lebih lebar jika dibandingkan dengan setting f/5,6
  3. Kecepatan (shutter speed) berfungsi untuk mengambil foto yang obyeknya bergerak, semakin cepat obyek tersebut bergerak, maka semakin kecil nilai shutter speed yang harus kita set. Untuk setting shutter priority secara manual biasanya diberi tanda Tv (lihat gambar)
    Contoh : setting shutter pada 1/200 adalah lebih cepat jika dibandingkan dengan setting shutter speed pada 1/4 ataupun 2″.

Keahlian didalam dunia fotografi pada intinya adalah kombinasi dari keahlian didalam mensinkronkan ketiga hal diatas secara refleks dan fleksibel mengikuti event yang sedang berlangsung. Tidak jarang kadangkala dibumbui dengan efek-efek dan teknis-teknis lainnya guna memanipulasi ketiga faktor utama diatas jika tidak memungkinkan dalam kondisi yang ideal.

Misalnya dengan cara menambahkan lampu flash tambahan untuk mengatasi minim-nya cahaya yang memapar obyek yang hendak diabadikan, tripod / monopod untuk mengatasi guncangan atau mengabadikan momentum dengan kecepatan super lambat, jenis-jenis lensa untuk menjangkau tempat-tempat yang berbahaya untuk dijangkau dengan jarak dekat, setting ISO dan lain sebagainya.

Semoga informasi diatas bisa berguna buat kita semuanya didalam memperdalam ilmu di dunia fotografi ini.
Mohon bimbingannya apabila ada yg salah, maklum masih belajar motrek nih… hehehe … ;)

Source : detikForum
Picture tribute to : http://cache.lifehacker.com/assets/resources/2007/11/dslr-manual-header.jpg

Read original post at http://yudhiapr.blogdetik.com/2008/09/24/tiga-kunci-utama-fotografi/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Cake & Cupcake Dinosaurus

September 24th, 2008 Administrator No comments

Nggak mirip dino ya? iya I know, hahahha… Tapi ini the best I can do lhooo…. Bikin triceratop kayak badak yang pake bando, trus ada barneynya, trus apa itu namanya yang kakinya 4, itu kayak bebek begitu =)) Ada juga yang kayak cicak, hihihihi….. ampun deh

Yang dino merah depan ini, ini bikinan [...]

Read original post at http://chefwannabe.wordpress.com/2008/09/24/cake-cupcake-dinosaurus/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Peta Mudik 2008

September 24th, 2008 Administrator No comments

Saat ini Tempo Interaktif bener-bener bikin peta yang interaktif, dari pada scan peta yang kek saya lakukan taon lalu mending pake ini deh hehe…
Link ini awalnya saya dapatkan dari dashboard WP, berikut adalah link aslinya:
http://www.tempointeraktif.com/lebaran/peta/
Posted in Links   Tagged: Links, mudik, peta   

Read original post at http://orakanggo.wordpress.com/2008/09/24/peta-mudik-2008/

Categories: Alumnus Blog Tags:

27th Bday Cupcakes for Acha

September 24th, 2008 Administrator No comments

Pesenan mbak Karina buat temennya, mbak Acha, minta yang kayak aku bikin buat mas Gerard, tapi kali ini jumlahnya 30 untuk ngerayain ultah ke 27.
Cuma swirl doang sih, hihihih, sama fondant yang dicetak nama, dibikin warna warni aja…. Ah seneng sekali ngerjain pesenan buat cewek, bisa dibikin secentil2nya, hihihih….
Makasih yaa mbak Karina, thanks [...]

Read original post at http://chefwannabe.wordpress.com/2008/09/24/27th-bday-cupcakes-for-acha/

Categories: Alumnus Blog Tags:

TCCC for Mbak Prima

September 24th, 2008 Administrator No comments

Seminggu mesen 3x, padahal Depok-Bekasi, buk buk, pindah jadi tetanggaku aja deh, sayang ongkos kirimnya, hihhihihi… belom lagi udah siap2 mesen abis lebaran, hihihihi….
Thank you yaaa mbak Primaaa!

      

Read original post at http://chefwannabe.wordpress.com/2008/09/24/tccc-for-mbak-prima/

Categories: Alumnus Blog Tags:

Selingkuh dalam Lirik Lagu [4]

September 24th, 2008 Administrator No comments

Selingkuh dalam Lirik LaguTidak diragukan, cinta adalah tema yang paling banyak diangkat dalam penulisan film, novel, cerita pendek, puisi, drama, tak terkecuali juga lirik lagu. Jatuh cinta, cinta bertepuk sebelah tangan, putus cinta, patah hati, dan masih banyak lagi.

Coba saja amati tren lirik-lirik lagu belakangan ini. Lirik yang semakin lama semakin kreatif. Lagu cinta misalnya, tak lagi hanya mengangkat permasalahan cinta yang sederhana seperti indahnya jatuh cinta atau sakitnya patah hati. Lebih dari itu, telinga kita kini mau tidak mau akrab dengan beberapa lagu bertema cinta segitiga, segiempat, dan seterusnya, singkatnya perselingkuhan…

Read original post at http://ibnufarid.com/2008/04/10/selingkuh-dalam-lirik-lagu

Categories: Alumnus Blog Tags: